Kasus ISPA Meningkat Akibat Kualitas Udara Memburuk, Berikut Imbauan Dinas Kesehatan Padang
PADANG, TotalSehat.Com--Penurunan kualitas udara yang terjadi di Kota Padang dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seiring memburuknya kondisi udara akibat kabut asap.
Kepala Dinkes Kota Padang, Srikurnia Yati, mengatakan peningkatan tersebut terlihat dari data yang dihimpun melalui sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), baik klinik maupun puskesmas.
Pada periode 17 hingga 23 Agustus 2026 sekitar 4.700 kasus ISPA. Jumlah tersebut mengalami penambahan 600 kasus pada periode 24 Agustus hingga 2 September 2026.
"Dari minggu sebelum adanya penurunan kualitas udara ini, ada kenaikan kasus ISPA. Bulan Agustus periode tanggal 17 hingga 23 Agustus, kasus ISPA di kisaran 4.700 kasus. Periode 24 Agustus hingga 2 September terjadi penambahan kasus sekitar 600 kasus," kata Srikurnia, Kamis (3/9).
Ia menjelaskan, ISPA sebenarnya penyakit yang juga ditemukan dalam kondisi normal. Namun, peningkatan jumlah kasus dalam periode memburuknya kualitas udara menjadi perhatian yang perlu diwaspadai.
"Kalau terjangkit ISPA pasti dalam kondisi sehari-hari juga memang ada kasus. Tapi kalau kita lihat dari minggu sebelum adanya penurunan kualitas udara ini, ada kenaikan kasus ISPA," jelasnya.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Dinkes Padang mulai meningkatkan imbauan kepada masyarakat melalui puskesmas. Pemko Padang juga tengah menyiapkan surat edaran wali kota yang ditujukan kepada berbagai pihak. Mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi pemerintah, swasta, BUMN, BUMD hingga masyarakat.