PENDIDIKAN

Wisudawati umur 71 tahun lulus tepat waktu dengan Pujian

Redaktur1 25 May 2026 0 menit baca
Wisudawati tertua


PADANG, totalsehat.com – Usia bukanlah hambatan untuk terus belajar dan mengabdi di dunia kesehatan. Ungkapan ini dibuktikan secara nyata oleh Yulfiati Ardini, seorang perempuan berusia 71 tahun yang sukses menamatkan pendidikan Sarjana Kebidanan tepat waktu dan berhasil lulus dengan predikat pujian (cumlaude).

Momen penuh haru dan kebanggaan ini terjadi dalam prosesi Wisuda ke-4 Universitas Mercubaktijaya Padang yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026. Kehadiran Yulfiati di atas podium wisuda langsung menarik perhatian dan mendapat apresiasi luar biasa dari seluruh hadirin.

Menjadi Contoh Nyata Lifelong Learning

Di saat banyak orang memilih untuk menikmati masa pensiun, Yulfiati justru memilih bergelut dengan modul perkuliahan, tugas akademik, hingga praktik kebidanan yang menuntut stamina prima. Dedikasi tinggi dan kedisiplinannya membuahkan hasil manis, di mana ia mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan indeks prestasi yang sangat memuaskan.

Rektor Universitas Mercubaktijaya Padang, Ises Reni, secara khusus memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Yulfiati. Menurutnya, semangat Yulfiati adalah bukti nyata bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas usia.

"Apa yang dicapai oleh Ibu Yulfiati Ardini hari ini adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Di usia 71 tahun, beliau membuktikan mampu menyelesaikan studi sarjana kebidanan tepat waktu, bahkan dengan predikat pujian," ujar Ises Reni dalam sambutannya di Padang, Rabu (20/5).

Inspirasi untuk Generasi Muda

Lebih lanjut, Ises Reni berharap agar capaian Yulfiati ini dapat menjadi pemantik semangat dan tamparan positif bagi generasi muda, khususnya para mahasiswa kesehatan, agar tidak mudah menyerah dalam menempuh pendidikan.

"Kami berharap ini akan menjadi inspirasi besar untuk anak-anak muda dalam menuntut ilmu. Jika Ibu Yulfiati saja bisa berkomitmen dan berprestasi di usia senja, tentu yang muda harus jauh lebih bersemangat dan energetik dalam menyerap ilmu pengetahuan," tambah Rektor.

Profesi bidan sendiri merupakan pilar penting dalam sistem kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Keberhasilan Yulfiati Ardini meraih gelar sarjana di bidang ini menujukkan bahwa komitmen terhadap kemanusiaan dan dunia kesehatan dapat terus menyala, kapan pun dan di usia berapa pun. (ts/red)


Artikel Terkait