NASIONAL

Bantah Isu Tarif Baru, BPJS Kesehatan Tegaskan Besaran Iuran Masih Sama

Redaktur1 30 May 2026 0 menit baca
Suasana antrian di Poliklinik Penyakit Dalam RS Ibnu Sina Padang. Foto: Arfan
Suasana antrian di Poliklinik Penyakit Dalam RS Ibnu Sina Padang. Foto: Arfan

“Jika kita menabung Rp35 ribu tiap bulan, maka butuh waktu 357 tahun supaya kita bisa membayar biaya operasi tersebut. Namun dengan Program JKN, biaya operasi tersebut bisa dibayarkan dari iuran 4.285 orang peserta JKN kelas III lain yang sehat,” jelas Rizzky. 

BPJS Kesehatan juga menyoroti biaya pelayanan kesehatan yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Inflasi sektor kesehatan, perkembangan teknologi medis, kenaikan harga obat dan alat kesehatan, hingga peningkatan biaya layanan rumah sakit menjadi tantangan dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan.

Dengan adanya jaminan kesehatan yang dihadirkan, Rizzky menilai kehadiran Program JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan menunjukkan komitmen negara menghadirkan perlindungan bagi masyarakat serta memberikan akses seluas-luasnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan kapanpun saat dibutuhkan.

“Di tengah biaya kesehatan yang terus meningkat, iuran JKN masih tetap sama selama bertahun-tahun. Ini menunjukkan Program JKN dijaga agar tetap terjangkau sehingga masyarakat tetap memiliki perlindungan kesehatan,” ujar Rizzky.

Dengan prinsip gotong royong yang diterapkan, yakni peserta yang sehat membantu peserta yang sakit dan peserta yang mampu membantu peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan, kepatuhan membayar iuran menjadi salah satu kunci keberlangsungan program. 

Bukan hanya itu, dengan patuh terhadap membayar iuran, hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga status kepesertaan tetap aktif.

Selain menjaga kepesertaan tetap aktif, masyarakat juga diimbau mulai menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit. Upaya promotif dan preventif dinilai penting agar kualitas kesehatan masyarakat semakin baik dan kebutuhan pembiayaan kesehatan dapat ditekan.

“Gotong royong adalah fondasi utama Program JKN. Karena itu, penting bagi seluruh peserta untuk menjaga kepesertaan tetap aktif sekaligus menjaga kesehatan agar manfaat program ini dapat terus dirasakan bersama,” tutup Rizzky.(rel/swa)

Bagikan Artikel