SUMATERA BARAT

Inilah 6 Strategi Penguatan Layanan RSUP M Djamil Padang Mencegah dan Mengendalikan Kanker

Redaktur1 10 June 2026
Pelatihan Penatalaksanaan Pasien Kanker dengan Kemoterapi bagi Perawat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan secara virtual, Rabu, (10/6). Foto: Humas RSUP M Djamil Padang
Pelatihan Penatalaksanaan Pasien Kanker dengan Kemoterapi bagi Perawat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan secara virtual, Rabu, (10/6). Foto: Humas RSUP M Djamil Padang

Strategi kedua, skrining dan deteksi dini untuk menemukan kasus kanker sedini mungkin sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih besar.

Strategi ketiga, peningkatan akses layanan dan tatalaksana kanker secara menyeluruh, mulai dari proses diagnosis, pengobatan, rehabilitasi, hingga pelayanan paliatif. 

Strategi keempat, penguatan registrasi kanker dan penelitian kanker sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan serta pengembangan layanan berbasis bukti ilmiah.

“Strategi kelima memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, fasilitas kesehatan, organisasi profesi, maupun masyarakat. Sementara strategi keenam, penguatan tata kelola dan akuntabilitas pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian kanker agar seluruh program berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan,” tutur Dr. dr. Bestari.

Dr. Bestari juga menegaskan pentingnya standardisasi pelayanan kanker di seluruh fasilitas kesehatan, agar setiap pasien memperoleh kualitas layanan yang setara tanpa memandang lokasi tempat mendapatkan perawatan.

“Standar pelayanan rumah sakit harus sama standarnya. Baik rumah sakit pusat maupun rumah sakit di daerah harus memiliki orientasi yang sama dalam memberikan pelayanan kanker yang aman, bermutu, dan berfokus pada keselamatan pasien. Karena itu, prinsip kendali mutu dan kendali biaya harus berjalan beriringan, tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diterima pasien,” ujarnya.

Ia menambahkan keselamatan pasien atau patient safety harus menjadi budaya dalam setiap proses pelayanan kesehatan. Termasuk dalam penatalaksanaan kemoterapi yang memiliki risiko tinggi dan memerlukan ketelitian serta kompetensi khusus dari tenaga kesehatan.

“Setiap tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan pasien. Dalam pelayanan kanker, terutama kemoterapi, diperlukan kepatuhan terhadap standar operasional, komunikasi yang efektif, serta koordinasi yang baik antarprofesi agar pelayanan yang diberikan benar-benar aman dan berkualitas,” tukas Dr. dr. Bestari.(rel/swa)

Bagikan Artikel